Stay updated with our latest news, events, and important information.
Seoul, South Korea — Youth Break the Boundaries kembali menghadirkan sesi panel discussion bernilai strategis dalam Korea Youth Summit 2026. Kali ini, peserta mendapatkan kesempatan belajar langsung dari Betty Chung, akademisi dan praktisi pendidikan bisnis global.
Dalam sesi panel ini, delegasi diajak memahami bagaimana pendidikan bisnis internasional dirancang untuk menjawab tantangan dunia kerja global yang semakin kompleks dan dinamis.
Betty Chung merupakan Academic Director Global MBAndi Korea University Business School, salah satu sekolah bisnis terkemuka di Korea Selatan. Ia berperan aktif dalam merancang kurikulum pendidikan manajemen yang berorientasi global, aplikatif, dan relevan dengan kebutuhan industri.
Melalui pengalamannya, Betty Chung menekankan pentingnya pendidikan bisnis yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada pengembangan kepemimpinan, empati sosial, dan pemahaman lintas budaya.
Dalam pemaparannya, Ex Executive Director of the Association of Asia Pacific Business Schools (AAPBS) ini menjelaskan gambaran Global MBA Track, sebuah program intensif satu tahun penuh yang diselenggarakan sepenuhnya dalam bahasa Inggris. Program ini menggabungkan mata kuliah inti, mata kuliah pilihan, serta Business Practicum yang melibatkan perusahaan nyata.
Para delegasi diajak memahami bagaimana sistem pembelajaran berbasis modul, praktik industri, dan interaksi langsung dengan pemimpin global dirancang untuk membangun kesiapan karier internasional sejak dini.
Salah satu fokus utama yang dibahas adalah pendekatan applied learning. Mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga menghadapi tantangan bisnis riil melalui studi kasus, proyek konsultasi, dan forum kepemimpinan global.
Melalui jaringan alumni yang kuat, dosen kelas dunia, serta keterlibatan eksekutif global, pendidikan bisnis menjadi sarana untuk membangun koneksi internasional yang berkelanjutan. Hal ini dinilai krusial bagi kamu yang ingin berkarier di tingkat regional maupun global.
Betty Chung juga menyoroti pentingnya kesiapan karier pasca-kampus. Program seperti Career Acceleration Program, mentoring, hingga exposure ke perusahaan global dirancang untuk membantu mahasiswa beradaptasi dengan cepat di dunia profesional.
Menurutnya, pemimpin masa depan perlu memiliki kombinasi kemampuan analitis, empati, kolaborasi lintas budaya, serta keberanian mengambil keputusan di lingkungan yang penuh ketidakpastian.
Melalui sesi panel di Korea Youth Summit 2026, Betty Chung menghadirkan perspektif strategis tentang peran pendidikan bisnis global dalam membentuk pemimpin masa depan. Paparannya menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar gelar, tetapi proses membangun karakter, jejaring, dan dampak sosial.
Sesi ini semakin memperkuat peran Youth Break the Boundaries dalam membuka akses wawasan global bagi kamu yang ingin berkembang, berdaya saing, dan siap berkontribusi di panggung internasional.